Umroh 2018Ibadah umroh disebut juga dengan haji kecil yang bisa dilakukan kapan saja, kecuali tanggal 10 Zulhijjah (hari Arafah) dan juga tanggal 11,12,13 Zulhijjah (hari-hari Tasyrik). Namun untuk sekarang ini mengingat besarnya jamaah haji maka jadwal ibadah umroh mulai dibatasi oleh pemerintah. Khusus bulan Zulqaidah-Zulhijjah-Muharam tak dikeluarkan visa untuk umroh. Hal ini dilakukan pemerintah Saudi guna meningkatkan pelayanan pada jamaah haji selama melakukan haji.

Perbedaan umroh dengan haji yaitu pada tempat dan waktu pelaksanaan ibadah. Umroh bisa dilaksanakan sewaktu-waktu kecuali waktu-waktu yang dilarang, diawali dengan niat dan berihrom dari tempat miqot yang ditetapkan serta melakukan thawaf, sa’i dan juga tahalul di Masjidil Haram. Sedangkan ibadah haji hanya bisa dilaksanakan beberapa waktu antara tanggal 1 Syawal sampai 13 Dzulhijjah. Sedangkan pelaksanaan ibadah haji yaitu mulai tanggal 8 Dzulhijjah sampai 12 Dzulhijjah. Pelaksanaannya diawali dengan niat dan berihrom dari tempat miqot yang telah ditetapkan, wukuf di Arofah, menginap atau mabit di Muzdalifah, melepar jumrah serta mabit di Mina dan diakhiri dengan thawaf ifadhoh di Masjidil Haram. Pelaksanaan umroh bisa berdiri sendiri, akan tetapi ibadah haji harus disertai dengan ibadah umroh. Baik dengan Haji Qiran, Haji Ifrad dan Haji Tamattu.

Jadi tempat untuk melakukan ibadah umroh dan haji pun berbeda. Memang keduanya memiliki kesamaan misalkan dalam hal miqat (tempat mengucapkan niat haji atau umroh pertama kali. Juga karena melaksanakan ibadah yang sama yakni sa’i dan thawaf maka tempatnya pun juga sama yakni di Mekah. Namun untuk umroh tak ada syariat mabit dan wukuf sehingga tak diperlukan pergi ke Arafah, Muzdalifah dan Mina. Dalam melaksanakan ibadah haji, ketiga tempat tersebut harus dikunjungi karena menjadi wajib dan rukun haji.

Dari segi jenis atau bentuk ibadah juga ada perbedaan. Ibadah umroh hanyalah melakukan niat dan ihram, thawaf, sa’i dan juga tahallul. Yakni jika sudah selesai melakukan sa’i maka melaksnakan tahallul dengan cara mencukur gundul atau menggunting rambut. Sedangkan ibadah haji merupakan ibadah umroh (niat dam ihram, thawaf, sa’i dan kemudian tahallul) ditambah lagi dengan wukuf di padang Arafah, mabit di muzdalifah, melempar jumroh dan kemudian mabit di Mina.

Dengan demikian sangat jelas perbedaan antara umroh dan haji. Jadi, inti prosesi ibadah haji yaitu wukuf di padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah setelah matahari tergelincir hingga magrib. Jika hal itu tak dilakukan maka seseorang tak bisa dikatakan sudah melakukan haji. Sementara itu ibadah umroh pada intinya hanya melakukan sa’i dan thawaf. Keduanya diawali dengan menggunakan pakaian ihram di miqat yang sudah ditentukan dan juga diakhiri dengan tahallul atau bercukur. Jadi bagi calon jamaah haji dan umroh, sangat penting untuk mengetahui apa itu ibadah haji dan apa itu ibadah umroh. Calon jemaah haji dan umroh harus bisa membedakan ibadah-ibadah manakah yang merupakan haji dan manakah yang termasuk umroh.

Dengan semakin panjang dan lama nya antrian ibadah haji di Indonesia, minat warga muslim di Indonesia untuk melakukan ibadah umrah menjadi semakin tinggi. Tingginya antusiasme untuk beribadah umrah ini pun menjadi ladang bisnis tersendiri bagi para penyedia layanan umroh. Namun anda harus berhati-hati karena tak semua penyedia layanan umroh bisa dipercaya apalagi dalam hal biaya nya. Rincian biaya umroh sering kali menjadi hal yang sulit didapatkan oleh para calon jemaah umroh saat menanyakannya pada pihak biro penyelenggara travel atau perjalanan umroh. Antara fasilitas dan juga paket yang diberikan sesuai dengan biaya umroh 2018 yang di bebankan.

Di tengah sengitnya persaingan penyelenggara travel umroh, dimana hal pertama yang menjadi pertimbangan calon jemaah umroh memilih biro yaitu seberapa murah kah biaya umroh itu sendiri. Travel manakah yang bisa memberikan biaya umroh murah, ialah yang menjadi pemenang untuk memikat hati masyarakat Indonesia pada umumnya. Namun anda harus berhati-hati, iming iming rincian biaya travel umroh yang murah justru harus anda wapadai. Teliti sebelum anda membeli merupakan syarat yang mutlak dalam memilih travel umroh yang baik.

Cara pertama agar anda tak tertipu dengan travel umroh yaitu cek dan periksa rincian biaya umroh sekaligus fasilitas yang ditawarkan dalam paketnya. Jangan mudah tertipu atau dengan biaya umroh 2018 yang sangat murah di bawah standar, tanyakan fasilitas yang telah ditawarkan seperti berapakah jarak antara hotel di Madinah menuju ke masjid nabawi, begitu pula jarak ke Masjidil Haram dari Hotel ketika di Mekah.

Tanyakanlah juga apakah ada biaya tambahan yang lain seperti biaya handling, airport tax dan lain lain. Bagaimanakah dengan menu makanan saat ada di tanah suci, apakah ada snack ketika melakukan city tour, berapakah banyak jatah air zam zam, apa bus yang digunakan selama di Arab, apakah Executive dengan merk Mercedes ataukah bus produksi Cina. Tak kalah penting lain  yaitu bagaimana kah dengan kualitas Muthowif atau pembimbing saat di Tanah Suci. Apakah ada program Taushiah ketika di Tanah Suci ? .

Pihak biro perjalanan seringkali menyamarkan rincian biaya umroh pada para calon jemaah nya, padahal dalam hal ini jemaah sebagai konsumen mempunyai hak untuk mengetahui secara detail dan jelas, rincian biaya umroh yang didapat pada paket yang sudah ditawarkan. Berikut ini rincian biaya travel umroh:

  • PESAWAT KELAS EKONOMI PP: Rp 11 juta sampai 17 juta (namun jika booking setahun sebelumnya dapat jauh dibawah harga tersebut)
  • HOTEL MADINAH Rp.600.000 sampai Rp.800.000 per malam, MEKAH Rp.700.000 sampai Rp.1.500.000 per kamar (jika memiliki relasi yang kuat, harga hotel bisa dibawah sampai 30% lebih murah)
  • BIAYA FISKAL: Rp.750.000 (ada NPWP). Rp 3.100.000 (tidak Ada NPWP)
  • ADMINISTRASI BIRO TRAVEL : Rp. 500.000 sampai 1.000.000
  • BIAYA MAKAN DI MEKAH dan MADINAH: Rp 35.000 sampai 50.000 ( tergantung kontrak namun ada pula yang 25.000 / pax).

Jika diperhatikan, pada data rincian diatas maka bisa diambil kesimpulan bahwa rentang biaya umroh yang wajar yaitu antara Rp. 16.5 Juta  sampai Rp.29 Juta.  Itu merupakan harga yang normal, namun ada beberapa penyelenggara travel umroh yang sanggup untuk menyediakan paket umroh jauh dibawah harga standar atau pasar, hal ini lebih kepada strategi pemasaranya.

Seperti halnya produk jasa dan barang pada umumnya, untuk meningkatkan jumlah konsumen pada umumnya sebuah perusahaan menerapkan sistim subsidi untuk menekan biaya – biaya produksi. Misalkan keuntungan sebuah paket regular atau mahal untuk mensubsidi paket umroh dengan biaya yang murah. Untuk melaksanakan umroh 2018, sebaiknya anda lebih teliti dalam memilih penyelenggara travel Umroh 2018 agar mendapatkan harga yang murah namun dengan fasilitas yang bagus dan lengkap. Semoga bermanfaat.